Ciri-ciri Orang Yang Beruntung Di Akhirat

90

Semua orang sangat membutuhkan keberuntungan di dunia dengan harta yang terpenuhi secara material seperti kendaraan mewah, rumah megah dan non-materi seperti posisi. Demikian juga keinginan bahagia di akhirat dengan mendapatkan banyak berkah.

Imam al-Mundziri dalam Kitab di 1945-Targib wa at-Tarhib mengutip sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Abbas:

ﻭﻋﻦ ا] ﻋﺒﺎﺱ ﺭﺿﻲ ﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﺃﻥ ﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﻟﻠﻪ ﻟﻠﻪ ﺃﻋﻄﻴﻬﻦ ﻓﻘﺪ ﺃﻋﻄﻲ ﻣﻦ ﻣﻦ ﻗﻠﺒﺎ ﻵﺧﺮﺓ ﻗﻠﺒﺎ ﻗﻠﺒﺎ ﻭﻟﺴﺎﻧﺎ ﻭﻟﺴﺎﻧﺎ ﺫ ﺫ ﺫ ﻛﺮ ﻟﺒﻼء ﻭﺯﻭﺟﺔ ﻭﺯﻭﺟﺔ ﻭﺯﻭﺟﺔ dari: ﺣﻮﺑﺎ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻬﺎ ﻭﻣﺎﻟﻪ

Artinya: Dikisahkan dari teman Ibn Abbas, RA bahwa Nabi berkata: Ada empat kategori orang yang mendapatkan kekayaan dunia dan akhirat. Pertama, orang yang memiliki hati yang bersyukur. Kedua, orang yang mulutnya selalu berdzikir. Ketiga, orang yang selalu sabar saat mendapat bala bantuan. Keempat, orang yang memiliki istri Shalihah yang tidak berniat berbuat dosa untuk harta miliknya dan suaminya. (HR. Thabrani)

Dari penjelasan hadits di atas dapat dipahami bahwa orang yang beruntung di dunia dan akhirat memiliki empat karakteristik, yaitu:

Pertama, orang-orang yang selalu bersyukur atas berkah yang Allah berikan kepadanya. Salah satu cara orang bersyukur adalah selalu melihat orang yang ekonominya di bawah standar mereka. Dia akan tahu besarnya rizki yang diberikan kepadanya.

Kedua, orang yang selalu berdzikir di mana pun dia berada. Lisan dan hati selalu basah dengan nama-Nya. Ini membutuhkan latihan terus menerus. Terkadang seseorang berdzikir dengan memegang tasbih sebagai alat atau sarana untuk berdzikir.

Maka jangan berpikir orang yang memakai tasbih melakukan tindakan bid’ah, dengan dalih bahwa Nabi tidak melakukannya, tetapi melihat esensinya. Nabi selalu mengingat Allah dalam segala keadaan, meskipun ia sedang tidur, hatinya selalu memperhatikannya, oleh karena itu Dzikir menggunakan tasbih atau tidak, semua bermanfaat, apa yang salah adalah orang yang berteriak mengatakan bahwa orang lain adalah bid’ah. , tapi dia tidak menjalankan perintah.

Ketiga, orang yang selalu sabar ketika menghadapi ujian kehidupan, ia menyadari bahwa semakin tinggi posisi seseorang, semakin tinggi ujian, kunci untuk berurusan dengan segala sesuatu adalah untuk percaya bahwa segala sesuatu akan berlalu, dengan kesabaran orang akan menang.

Keempat, seseorang yang memiliki istri yang saleh atau perilaku yang baik, dan mampu melindungi dirinya dan aset suaminya. Ketika seseorang berdampingan dengan seorang wanita seperti ini, maka seluruh dunia terasa seolah itu miliknya. Beruntung bagi orang yang mendapatkannya.

Keempat hal ini jika ada seseorang di dalam dirinya maka dia akan beruntung di dunia, dan selamat sampai akhirat.